Wayang Klithik atau Wayang Krucil?

Sering kali kita mengalami kerancuan untuk menyebut mana wayang klithik dan mana yang disebut wayang krucil. Berikut ini kami rangkum dari beberapa tulisan bahwa sesungguhnya penyebutan pada obyek yang sama, yaitu wayang yang terbuat dari kayu berbentuk pipih.


Tulisan ini adalah rangkuman dari tulisan Bapak Suripan Sadi Hutomo dalam buku panduan pameran yang berjudul Krucil yang diterbitkan oleh Bentara Budaya Jakarta. Berdasarkan buku Wayang, Asal-usul, Filsafat dan Masa depannya tulisan Ir. Sri Mulyono menerangkan bahwa klithik dan krucil segera memperlihatkan bahwa perkataan ini sebenarnya mempunyai arti yang sama, berasal dari perkataan yang bermakna kecil, sedikit kurus dan sebagainya karena diberi sisipan el dan er. Perkataan kecil cukup dimengerti, kelitik berasal dari kata ketik, mengingatkan akan perkataan sethithik dan kedhik, klithak klithik suara benturan kayu juga, ngalithik menjadi kurus dan klithikan = barang-barang kelonthong.

Menurut R. M. Sajid dalam buku Bauwarna kawruh wayang mengatakan bahwa, “sebab wayang kayu iku wayange cilik-cilik, ora kaya wayang kulit purwa iku wayange gede, mula wayang kayu nganti diarani wayang krucil, sangka anggone pada katon ngrusil, cilik-cilik wujude. Dene wong pada ngarani wayang klithik, sebab kang ginawe saka kayu, dadi yen nuju katata gathuk pada kalothakan”.

Tidak hanya penyebutan oleh penulis Indonesia, para penulis dari luar negeri juga menyebut klithik dan krucil untuk mengacu pada penyebutan jenis wayang yang sama. Prof. Dr. C. C. Berg dalam Wingkler Prins Algemeens Encyclopaedie menuliskan sebagai berikut , “wayang klitig of wayang kroetjil sen spel met plotte houten of leeren poppen, ter uitbeelding van de geschiedenis o. A. van den held Damar-Woelan”.

Dalam Encyclopaedie van Nederlandsch-Indie karya D. G. Stibble, Dr. H. H. Juynboll menjelaskan bahwa kata klithik dan kerucil itu berasal dari kelithik (mendapat sisipan el) dan kerucil (mendapat sisipan er). Kedua kata ini berarti “klein, gering, mager”.

Dari uraian di atas jelaslah bahwa wayang krucil tidak lain dan tak bukan adalah wayang klithik. Penyamaan ini didasarkan pada bahan wayang yakni dari kayu pipih dan wujudnya yang kecil.


Disarikan dari :

  1. Wayang Krucil, Bentara Budaya Jakarta
  2. Pratiwimba Adhiluhung

World Puppet

Informasi seputar dunia pewayangan

Anoman

Anoman berwujud kera putih dalam kisah Ramayana.

....

Wisanggeni

Wisanggeni adalah cucu Bathara Brahma.

....

Dewi Kunthi

Dewi Kunthi adalah keturunan keluarga Yadawa.

....

Abad XIX

Dibuat Bratasena dengan warna hitam dengan nama Wanda Mimis, kemudian diberi nama Kyai Limeng. Dibuat pada tahun 1868.